Selamat Datang di Jakarta

IMG_0692.JPG

(Bersama keluarga besar saat acara ngenalin bang Steph ke keluarga)

Puji Tuhan! Akhirnya diberi kesempatan ngenalin Bang Steph dengan keluarga di Indonesia. Kita naik Qatar dari Berlin ke Jakarta. Walau dua hari sebelum keberangkatan, sempat ada boikot memboikot yang membuat kita kuatir. Tapi Puji Tuhan, semua baik-baik.

Sebenarnya lagi, kami nggak ngerencanain perjalanan ini alias dadakan. Bang Steph memang demen banget ngasi kejutan, seperti juga tiket ke Indonesia ini. Kadang kejutan itu benar-benar kejutan yang menggembirakan, kadang, ya buat deg-degan. Seperti jadwal kami ke Indonesia kemarin. Puji Tuhan (lagi), semua berjalan dengan baik.

Yang pasti, sampai-sampai tiket buat nonton konser Robbie Williams Juni kemarin terbuang dua-duanya karena rupanya dia sudah belikan diam-diam juga jauh hari. Ya, itu, kejutan katanya. Lalu, kemudian benturan dengan ke Indonesianya.

Ya wesss, Abang.

Yang penting lu senang lah.

IMG_0048a.jpg

(Matahari pagi menembus bangunan bandara yang keren, saat transit di Doha)

Setelah drama bagasi di Berlin, yang awalnya dikasi masuk lalu diminta tinggalin lagi, sempat membuat saya protes panjang. Untung sama Bapak dan Ibu mertua ikutan ngantarnya jadi bisa dibawa pulang.

Setelah itu, kita masih ada drama lari-lari di Doha karena penomoran gate yang membingungkan. Belum lagi bang Steph yang tidak tidur sama sekali selama perjalanan Berlin-Doha dan juga semalam sebelum keberangkatan, membuat dia memang nggak “ON” sama sekali alias yang mesti mikir, ya, saya.

IMG_5476a

(Bang Radja dan Onkel Steph membahas kemacetan 🙂 )

Hari Senin kami tiba di Jakarta. Kakak-kakak, Abang serta dua ponakan terganteng sejagad (Bang Radja dan Bang Tis) sudah berpencar menunggu di dua arah pintu ke luar. Untungnya kita langsung ketemu. Kita buru-buru pulang, nyatanya, walau sudah larut malam, tetap saja masih kena macet. Tau gitu, kita masih ingin lamaan duduk di bakmi GM.

“Welcome to Jakarta!”

Begitu tema nya.

Ya, maksudnya, kalau ketemu macet, mau nggak mau dibawa senang saja. Nggak juga guna dibawa ribet.

Bang Steph, yang baru pertama kalinya menginjakkan kaki di Indonesia menjadi punya kesibukan baru, foto-foto kemacetan ibu kota. Buat dia, adalah sesuatu hal yang luar biasa melihat bagaimana orang-orang bisa keluar dari jelimetnya lalu-lintas kemudian sampai di rumah masing-masing terus besoknya rela mengulang lagi.

“Orang Jakarta hebat dan pejuang”, kata dia.

Ada-ada saja bahasanya.

IMG_5480a.jpg

(Jeptetan bang Steph dengan hape)

Kami ke Indonesia utamanya karena saya juga pengen ngenalin langsung bang Steph sama Emak (ada acara singkat juga, seperti foto paling atas). Ini penting, karena Ibu tidak bisa datang Saat perayaan kami di Jerman tahun lalu.

Syukurnya, emak dan bang Steph langsung nyambung saja setelah selama ini Cuma skype penghubung nya. Kudengar mama selalu menaikkan doa-doa saat mereka berpelukan *Puji Tuhan. Amin! Untuk semua doa-doa baiknya. Sementara biasanya Bang Steph manggut-manggut sambil melirik ke arahku. Tak lain dia menunggu diartikan maksudnya.

Ya, begitu komunikasi mereka.

Walau niat jahil saya kadang timbul tenggelam, tapi, urusan satu ini saya sungguh-sungguh mengemban tugas mulia menerjemahkan.

Beneran.

Advertisements

13 Comments Add yours

  1. riatumimomor says:

    hahahahahaha, gak bisa iseng kasih terjemahan yg beda arti ya… padahal udah kepingin 😀😀😀. Welcome home! brp lama di Jkt?

    1. hahaha… niat itu ada sedikit Kak, dan, anehnya berulang-ulang…
      Kita cuma beberapa hari di Jakarta Kak, hiks…

  2. Christa says:

    Wah senangnya semua lancar! 🙂

    1. Puji Tuhan, makasih Mbak

  3. inlycampbell says:

    Wahhh serunya yaaa… ikutan happy.. 🙂

    1. Makasih say, Puji Tuhan.

  4. Astri Rahmalia says:

    waaaa, lagi di jakarta den?? berapa lama??

    1. Maap Tri, baru lihat. Kita cuma bentar di Jakarta, datang selanjutnya kita ngumpul sama teman-teman ya

  5. zilko says:

    Asyiknya di Jakarta!! (Bukan macetnya maksudnya 😛 ). Semoga semua acaranya lancar ya!!

    Btw itu Bandara Dohanya sepi banget ya, hmmm…

    1. Haha… macetnya nggak asik sama sekali memang Mas. Makasih ya.
      Di Doha kita subuh, jadi belum banyak orang, disamping itu karena kita kesasar ini jadi memang nggak ada orang. Gitu lah Mas, cerita lari pagi.

  6. Wkwkwk kejutaaaan, tapi akhirnya jadwalnya bentrok wkwkw. Yang penting Bang Steph bahagialah yaaa, dan yang penting ke Indo juga 😀

    Itu seriusan Bang Steph ngefotoin kemacetan dan bilang orang jakarta pejuang wkkwkk 😀 Hal yang langka ya di Berlin 😀

    1. kebiasaan itu dek, bilangnya kejutan, yang dikasi kejutan beneran terkejut karna banyak yang harus diurus…

      hahaha… iya dek, dia yang foto itu, pake hape. mendadak dia tukang foto di Jakarta, temanya street photography… haha

      1. Wkwkwk itu kejutan yang bener-bener bikin terkejut tapi ribet juga ya mbak wkwkw seneng juga ah pasti kamu Mbak Den 😀

        Wkwkwkw street photograpy, isinya suasana kemacetan wkwkw 😀 tapi mantaplah suamikmu itu Mbak 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s