Jangan (ter)Paksa Semua Orang Senang!

img_0067a1

(Christmas Garden Berlin)

Jangan (ter)Paksa Semua Orang Senang…

Maksudnya?

Memangnya, kamu bisa membuat semua orang senang? Mungkin tidak! Tidak mungkin!

IMG_1683a1.jpg

Foto kembang api ini adalah salah satu foto favorit saya yang diambil saat pergantian tahun baru kemarin. Favorit saya belum tentu jadi “sesuatu” buat teman-teman yang lihat, apalagi dipaporitin, duilehhhh… ngimpi kamu srooookkk… standar orang beda srokkk….

Terima?

Terpaksa terima lah. Haha.

Foto terbaik diantara yang tidak memenuhi level baik ini adalah hasil dari sebuah perjalanan dan proses. Dari saya harus siapin makanan, dandan, pergi gabung makan malam tahun baruan sama mertua dan keluarga, dingin-dinginan di luar, kembang apian, fotonya shaking, dari seratus cuma jadi sepuluh, dan sederetan lainnya…

(awas kalau ada yang bilang derita lu, ya…)

Saya ngejepret tentu pake perasaan dan juga usaha. Adalah pasti kalau saya tidak mau buang-buang waktu juga menambah shutter count kamera untuk sesuatu yang tidak penting atau menarik. Setidaknya, menarik buat saya. Kalau dalam perjalanan dan hasilnya ternyata menarik juga buat teman-teman yang melihat. Puji Syukur!

Bagian terbesar dari rasa syukur tidak terlepas dari kebahagiaan bersama keluarga dan teman-teman, kan? Memasuki tahun baru, dengan sebanyak-banyaknya keinginan, rencana, doa-doa… saya lagi terpikir perihal pertemanan.

Kamu pernah merasa kehilangan teman?

Saya tidak!

Ha? Temanannya awet terus?

Kagak! Ishhhh nggak jelas….

Seperti kata pepatah, dalam kehidupan kita ini akan ada banyak orang yang datang dan pergi. Adalah kemudian tugas kita menjadikan mereka “siapa” buat kita. Karena itu, memang tidak ada alasan menyalahkan seseorang jikalau kemudian dia meninggalkan atau berlalu dari kehidupan kita.

Bukankah kepastian alasan dia pergi atau berlalu hanya Tuhan dan dia yang tau? Bagus mana, seseorang itu menampilkan sesuatu yang baik tapi sesunggungnya adalah sesuatu yang dipaksakan? Syukur-syukur, tidak ada tautan panjang di belakang, hitung-hitungan atau bahkan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh kita. Ujung-ujungnya, hatimu berantakan karena merasa dikhianati. Kamu merasa telah melakukan kesalahan besar.

Adalah usaha sia-sia memperjuangkan sesuatu yang tidak pasti dan tidak mendatangkan kegembiraan. Apapun itu! Teman, pacar, pekerjaan… sama! Karena itu juga, tidak perlu meminta seseorang untuk tinggal dalam hidup kita kalau memang dia memilih pergi. Bukankah doamu semestinya akan membuat dia tinggal, kalau Tuhan memilih dan berkehendak dia jadi “siapa” dalam hidupmu?

Saya percaya itu!

Karena saya percaya Tuhan yang memilih sesiapa, saya tidak pernah merasa ditinggalkan. Semoga, dalam perjalanan-perjalanan tahun ke depan, saya juga berharap bisa melihat sesuatu yang mengecewakan dari sisi pembelajaran yang ditinggalkannya.

Iya. Karena hanya rencana baik Tuhan lah yang pantas diperjuangkan, jadi, saya memilih… biar Tuhan saja yang memilih dan membuat sesiapa yang akan tinggal dalam kehidupan saya. Saya tidak bisa membuat sesiapa senang, tapi saya sangat percaya, refleksi kebahagiaan dari Tuhan dalam diri saya sanggup membuat sesiapa tidak terpaksa senang.

Selamat taon baru buat Sesiapa…

Advertisements

10 Comments Add yours

  1. Gara says:

    Dan siapakah sesiapa ini? Hehe.
    Setuju, tapi ini juga sedikit susah buat dijalankan, hehe. Kadang-kadang ya kita masih terikat dengan rasa kehilangan, atau kecewa sebab tidak bisa membuat orang-orang senang. Yah tapi betul juga, hidup tidak boleh terikat dengan orang lain. Seseorang ada dalam hidup kita bukan karena kita butuh dia, tapi memang karena kita ingin dia ada.
    Duh pagi-pagi rohani serasa disiram dengan tulisan ini. Terima kasih, ya.

  2. beneeeerr…. ada masanya ketika saya kehilangan barang, teman hingga alm papa kemarin… pastinya gak rela. Saya lalu menyalahkan diri sendiri terus2an mengapa hal itu terjadi. Terkecuali utk alm papa yang rasanya masih sedih karena ditinggalkan, yang lainnya skrg saya udah bisa langsung move on. Kehilangan teman, ya sudah. Mungkin memang masanya kami berteman ya cuma sampai saat itu saja. Toh nanti kalau meninggalkan dunia ini, gak bareng-bareng. Saya gak mungkin berharap orang lain bisa terus2an menyenangkan saya demikian jg sebaliknya. Diterima aja dan dijalanin… Semakin berumur, pandangan masing2 mulai berubah dan punya tujuan sendiri2 yang pastinya gak sama.
    Eh ini udah komen panjang lebar nyambung apa enggak ya sama postingannya? *keplak diri sendiri*

  3. Kalau (terpaksa) menyenangkan semua orang, bisa jadi malah kitanya terpaksa. Soalnya udah karakter manusia juga sih, misal kita berbuat baik pun, tentu ada orang yang senang dan tidak senang ketika melihatnya.

    Yang terpenting do our best sajalah ya, Mbak Denina, selama kita hidup. Itu sih kalau saya ๐Ÿ™‚
    Met tahun baru yaaaa, Mbak Denina dan suami, plus keluarga besar
    GBU always, sist :*

  4. imavandam says:

    Met tahun baru jg mbak Denina ๐Ÿ˜

  5. inlycampbell says:

    happy new year Nin dan bang Steph. Setuju banget gak bisa nyenangin semua orang. Ini sering banget berlaku di wedding2 di Jakarta secara spesifik. Jumlah tamunya aja ratusan, tapi pengen semuanya disenangin, gimana coba caranya? hehehe..

  6. Foto yang paling atas keren. Kayak di iklan mana gitu.

    Selamat tahun baru yach Denina dan suami. Semoga senantiasa sehat dan happy.

  7. Saya banget ini..takut banget buat orang lain tersinggung…akibatnya saya yang sering jadi korban perasaan ๐Ÿ˜€

  8. Arman says:

    emang ya buat bikin foto itu perlu perjuangan. hahaha. tapi emang gak perlu dapet pengakuan dari siapa2, yang penting bikin hati sendiri puas. ๐Ÿ™‚

  9. zilko says:

    Mustahil banget memang membuat semua orang senang, hehehe ๐Ÿ™‚ .

    Iya, yang namanya letting it go itu penting juga ya. Mudah diucapkan sih, tapi memang prakteknya lebih sulit ๐Ÿ˜›

  10. Emeraldine says:

    Keren sekali mbak tulisanya sangat menginspirasi ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s