Tradisi Kalender Advent

IMG_0704.JPG

Foto: Cerita Papa Mertua dan Advent Kalender 2016

Berlin, 2016

.

Akhir November kemarin kita diundang makan malam sama mertua di salah satu restoran Italy favorit mereka. Nah, disamping makan-makan, di sana, kita sekalian dapat segepok foto-foto perayaan pernikahan kami yang sudah dicetak dan juga kami dapat kalender Advent ini.

Kami berempat (mertua punya dua anak, beserta mantu jadi empat) selalu kebagian kalender Advent dari mertua tiap tahunnya. Kalau yang baca adalah wanita menikah/yang sudah punya pacar, dan, punya (calon) papa mertua, coba deh, berasa atau tidak, disengaja atau tidak, perlakuan papa mertua pasti lebih istimewa biasanya sama menantu perempuan.

Betul?

Dari dulu, dari kami masih pacaran, saya suka perhatikan. Terutama saat mulai urusan pilih-pilih pasti saya akan disodorkan duluan untuk milih baru yang lain. Atau, kalo saya pegang sesuatu, papa mertua akan segera ambil dan minta dibawain (kalo yang ini, agak segan saya, karena nggak cocok dengan kultur Timur). Atau lagi, kalau bang Steph mulai berulah sepedaan seharian tanpa kenal lelah, pasti papa mertua akan backup segera.

Ya, begitu saja.

Saya hanya jadi teringat dengan bapak saya, dulu, sehabis ambil uang pensiun yang tidak seberapa, pasti akan mampir dulu ke rumah ompung (dari mamak).

Mungkin hanya untuk sekali ngopi yang disampaikan, atau, bahkan mungkin hanya mampir untuk menyampaikan sesuatu yang sudah terlebih dahulu dibeli. Tapi itu dilakukan dengan senang hati tanpa perlu mamak tau.

Kebaikan ada dimana-mana. Semua orang punya kapasitas untuk berbuat baik. Kita tidak perlu harus menjadi orang kaya dan berkecukupan baru bisa berbuat baik dan memberi. Karena perhatian disertai dengan ketulusan, nilainya juga sangat berharga.

Dan yang pasti, orang baik akan tetap berbuat baik walau kebaikan yang dilakukan tidak diterima dengan baik. Dan bahkan ketika kebaikan yang dilakukan tidak membuat sekeliling lebih baik, dia tidak akan berhenti berbuat baik.

Selamat menikmati kebaikan, dan, selamat memanjangkan rantai kebaikan kepada sekeliling…

Minggu Advent ke-2

Berlin, 08.12.2016

IMG_0703.JPG

Bang Steph dengan Advent kalender 2016 nya

IMG_0699.JPG

Saya pilih kalender Advent yang Ritter sport

IMG_0702.JPG

Advent kalender 2016 kita

IMG_0924

Advent kalender kita tahun lalu

Advertisements

13 Comments Add yours

  1. Gara says:

    Kalender Advent itu ada cokelatnya ya Mbak? Saya mau dong cokelatnya, haha. Yang foto kalender tahun lalu, eh saya malah lebih fokus sama sang model berbaju kuning ketimbang kalender yang ada di belakangnya, hihi.

    1. Betul Mas, ini saya dapat yang ritter sport. Ayo mas, diambil, saya belum makan satu pun, cuma dibuka-bukain aja jendelanya. hahaha… haduh, yang nggak sisiran dan belum cuci muka itu maksudnya ya… tolongggg…. hahaha

      1. Gara says:

        Wahaha makasih ya Mbak, kalau mau bukain jendelanya ya boleh deh asalkan cokelatnya buat saya *gagal diet.

      2. Hahaha… jangan kalau gitu mas, ntar ada yang nimpuk saya karena sudah buat gagal diet…

  2. riatumimomor says:

    Jd fungsi kalender adven di sana itu untuk apa dek? *really curious* , lalu mupeng sama isinya… coklat semua yah…. Ngecessss

    1. Ntar saya tulis dipostingan selanjutnya ya Kak…
      Iya Kak, coklatnya enak, bahaya buat yang mikir diet aja pokoknya… hihihi

  3. winnymarlina says:

    dan orang baik akan mendapat kebaikan juga kak 🙂

    1. Betul, saya sepakat ini Dek…

  4. inlycampbell says:

    bagus yaaa kalendernya.. iyaaa mau coklatnya juga hihi..

    1. Haha… Iya In, kalendernya buat seru-seruan. Yakin mau coklatnya? Haha…

      1. inlycampbell says:

        yakin bangett sih kalau coklatt.. hahaha

  5. selamat menjalani advent buat Denina, bang Steph dan keluarga. Tinggal menghitung hari nich memasuki Natal. Rasanya kalau diluar sana pasti berasa syahdu yach. Dengan salju dan lampu-lampu yang meriah.

  6. Kalo disini kalender nya ya cuma hadiah kalender dari gereja ci hahahaha 🙂

    Soal si papa in law eh papa nya bb juga begitu lho ci.. tiap kali kita jalan tuh ya, pasti deh si A (papanya bb) deket banget entah bantuin apa kek or ngobrolin gajelas sampe isengin aku hihi 😀 mungkin karena ga punya anak cewek kayanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s