Edisi II: Dalam Tradisi Pernikahan Jerman

IMG_0545.JPG

Foto: Kereta Kuda Pengantin
Berlin, 2016
.
Setelah berdiskusi panjang, sedikit agak tawar menawar juga, akhirnya kendaraan yang kami pilih (tepatnya pilihan saya) di hari pernikahan kami adalah kereta kuda.
.
Dari dulu, saya memang senang dengan kereta kuda, semacam dokar gitu tapi yang khusus buat bawa pengantin. Di Berlin, ada beberapa penawaran. Tadinya, saya juga tertarik dengan kereta tapi ditarik dengan mesin. Itu, yang dulu cikal bakal mobil dari mercedes. Saya tertarik dengan itu lebih karena sejarahnya.
.
Dari keluarga bang Steph sendiri menawarkan Limousine buat mobil pengantin. Papa mertua mengajukan dari awal, segitu kami rencana buat perayaan. Tapi, kembali bang Steph menanyakan saya, maunya yang mana. Dan, setelah agak-agak tergoda dengan ketiga opsi ini, akhirnya, saya kembali dengan pilihan kereta kuda.
.
Itung-itung, dulu, mertua juga dulu pakai kereta kuda saat pengantin. Lalu menariknya apa? Lebih ke kultur Jerman nya saja kalau menurut saya. Puji Tuhan, cuaca cerah, tidak berangin, jadi memang bisa maksimal. Bahkan ada langit birunya. Kalau kata kakak Ipar, saat menjemput saya, ” cuaca hari ini berbeda dari hari sebelumnya, artinya, doa-doa orang sangatlah besar untuk kami.”
.
Aminnn…
.
Terimakasih tak terhingga untuk semua yang mendoakan…

Foto-foto selanjutnya akan segera saya post setelah dapat dari fotografer.

IMG_0547.JPG

Advertisements

7 Comments Add yours

  1. Ria says:

    jaketnya merah dan baju pengantinnya putih 🙂 kok aku berasanya suasananya udah Natal banget ^_^ – bener tuh cuacanya mendukung – dapat berkat banget 🙂

    1. Haha… Iya Kak, bener banget. Dan restoran kami perayaan juga sangat mendukung karena lampu-lampu Natal sudah dibuat satu hari sebelumnya. Rasanya, double jadinya Kak. Luar biasa berkat Tuhan itu Kak, semuanya dibuat baik.

  2. berasa kayak lihat putri kerajaan dech dengan kereta kuda dan mantel merahnya. cantikkk dech kamu Den.

  3. shiq4 says:

    oh ternyata boleh ya kereta kuda ngelewatin jalan di jerman. Saya kira kendaraan semacam itu udah dilarang.

  4. Kereta kuda gitu biasanya kulihat di tv aja Den, paling ngebayangin asyik kali ya klo jalan2 sama pasangan keliling2 haha. Sayangnya di kotaku sini ga ada lagipula jalanannya kecil.

  5. inlycampbell says:

    Seru bangett.. berasa jadi kayak putri2 gitu.. sejauh ini, baru pernah lihat di Bali di hotel Ayana yang bisa pake kereta kuda gini buat anterin pengantin ke venue wedding tapi itupun di kompleksnya hotel aja..

  6. Terimakasih atas sharing ilmu dan pengetahuannya. semoga selalu menjadi manfaat bagi semuanya. salam sukses selalu. Amin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s