Edisi 1 : Dalam Tradisi Pernikahan Jerman

IMG_0486.JPG

Foto: Tentang Kerja Sama
Berlin, 2016
.
Dalam kultur Jerman, pasangan pengantin yang merayakan pernikahan biasanya dikasi sebuah pekerjaan yang melibatkan kedua-duanya. Seringnya, dikasi menggergaji bongkahan kayu sampai patah.
.
Kemarin, saat perayaan pernikahan kami, pekerjaan yang tidak serumit menggergaji bongkahan kayu kami terima. Menggunting bentuk “love” dengan nama kami berdua di dalamnya.
.
Dengan modal dua gunting sangat imut, kami menyelesaikan tugas. Awalnya dibilang, siapa yang menang akan menggendong yang kalah melewati hasil guntingan.
.
(Saya rasa, mereka memperkirakan kalau bang Steph bakal menang cepat urusan menggunting, jadi dikasi syarat begitu).

Terus?

Rupanya, saya yang menang, selesai duluan ngeguntingnya.
.
Lalu? Saya gendong Bang Steph? Haha. Kagak jadi. Bisa saja sih. Tapi, akhirnya bang Steph tetap mengambil alih urusan gendong. Dia berjuang menggendong saya untuk melewatin hasil guntingan berbentuk “love” yang kami kerjakan sama-sama. Tapi, nggak serunya, si bang Steph sambil bilang “berat…”
.
Ishhh… kek gitu banget yah… udah kalah, ngeluh lagi…
.
(Sekelumit dari acara Jumat, 11 November 2016 kemarin)
Terimakasih untuk semua keluarga, teman-teman yang sudah berkenan hadir dan juga yang sudah mendoakan.

Advertisements

12 Comments Add yours

  1. riatumimomor says:

    hahahaha, kebayang kl bang Steph yg menang terus kamu yg wajib gendong… atau jangan2 cukup diseret aja? Again, congrats for your wedding ^_^

    1. Hahaa… waktu saya menang gunting, dan, semestinya saya jadinya yang gendong… semua ketawa…
      bang Steph bilang, “yah, dia menang. tapi nggak apa-apa, tetap saya yang gendong”

      ceritanya, siapa yang menang, dia yang gendong mbak.
      hahaha…

      Makasih banyak ya Mbak, saya masih akan post beberapa seri cerita dari pernikahan kemarin, semoga nggak bosen…

      1. Ria says:

        oalah, saya salah bacaaaaa yaaa…. *getok kepala* – gak lah saya gak bosen bacanya… malah seruuuu melihat rangkaian prosesi pernikahan di negara lain

      2. Ini pasti bahasa saya kurang jelas berarti Kak…
        Asyikkk…. makasih Kak… ntar semoga fotografer kasi sebelum Advent
        karena selama advent saya pengen posting satu tiap hari seperti tahun lalu

  2. winnymarlina says:

    si babang jujur kak hahahah “berar” 😀

    1. Haha… tapi dia lebih berat dek, ngak adil juga dong kalo aku gendong dia… hahaha

  3. adhyasahib says:

    Congrats ya mbak, ikut happy dengan kebahagiaan yg sedang dirasakan, langgeng selalu 😉

    1. Amin! Makasih mbak untuk ucapan dan doa-doanya ya…

  4. inlycampbell says:

    seru banget yahh Nin.. congrats once again.. 🙂

    1. Terimakasih say untuk ucapannya ya… nggak seperti yang di Jakarta, tapi, syukurnya tetap bisa punya konsep

      1. inlycampbell says:

        iyaaaa… beda negara beda versi.. tetep seru ngikutinnya.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s