[Tips] Memilih Kendaraan Berwisata di Berlin

cropped-922908_4720442732270_1066336579_n

(Berlin dari kartu Pos – dokumentasi pribadi)

Kalau saya dapat kesempatan menemani yang sedang berkunjung ke Berlin, biasanya, saya akan memulai perjalanan dari Alexanderplatz. Tempat dimana Weltzeituhr (jam dunia) ini berada. Karena dari tempat ini, kita bisa jalan kaki saja ke beberapa spot yang juga ada dalam kawasan wisata. Lalu melanjutkan dengan bus wisata, atau, transportasi umum yang kita pilih. Di area ini juga tempat belanja souvenir dengan pilihan yang cukup banyak. Jadi, klop mengawali dari sini.

IMG_0034a

(Foto ini diambil di Alexanderplatz, di depan jam dunia (Weltzeituhr), dimana jam ini sebenarnya adalah astronomical clock seperti milik Prague itu. Jam dunia ini menunjukkan waktu di beberapa kota di dunia secara aktual, termasuk, di sana ada Jakarta. Saya dan Ninin dengan background Weltzeituhr yang menunjukkan Jakarta pukul 18:00 an lewat saat itu.)

Transportasi di Berlin

Ada banyak cara menikmati tempat wisata di Berlin. Mulai dari ikutan tour (bus dan kapal), tour sepeda, naik transportasi umum, taxi, nyewa car to go (ini sangat praktis, sering pakai kalau lagi nggak ada mobil) atau sewa mobil pribadi. Kalau naik taxi tidak perlu diulas kan? Taxi disini mahal, bukan karena taxi nya banyakan Mercedes New Eyes ya… tapi karena memang tarifnya mahal. Pertama saya ke sini, menemukan fakta satu ini, saya nyeletuk, keren ya, taxi nya saja New Eyes… eh, ternyata, karena desainnya tahan banting diperhitungkan dengan masa beroperasi lama, gitu katanya…

10299998_10208598191054881_8836075764858844681_n

(Bus tour di Berlin – dokumentasi pribadi)

12359973_942618075827954_690930384138588484_n

(car to go atau city car yang cukup buat berdua saja)

Bus hop-on hop-off vs transportasi umum

Naik bus wisata atau semacam hop-on hop-off ini diajurkan jika punya waktu terbatas di Berlin dan belum tau Berlin sebelumnya. Harga tiket Hop-on Hop-off dikenakan mulai dari 17 Euro per orang/hari. Bisa dibeli di counter yang sudah ada. Biasanya, ditawarkan berupa paket sehari, dua hari dan selanjutnya berikut harga masing-masing serta rutenya. Yang pasti, dari pada naik bus wisata hop-on hop-off yang dikhususkan buat berkeliling Berlin itu, saya biasanya menyarankan group yang saya temani membeli tiket harian di Berlin. Dimana harga tiket harian Berlin AB adalah 7 Euro saja. Bedanya jauh, bukan?

“Ya, sudah, naik transportasi umum lah!” (jawaban ala anak sekolah dan backpacker)

Tunggu dulu! Tentu banyak kelebihan yang ditawarkan oleh paket tour bus atau semacam hop-on hop-off ini dan perlu dipertimbangan menurut keperluan. Selain yang disebut di atas, pemberhentian untuk bus tour sudah diatur di tempat-tempat wisata dan ada earphone berikut dengan penjelasan tempat yang dilewati. Paket tiket tour biasanya menyediakaan juga diskon masuk museum tertentu. Kalau dengan naik transportasi umum, kita yang harus aktif mencari tau lebih dahulu kemana akan berkunjung, dan masalah museum pintar-pintar nya kita mencari yang paling cocok dan menarik di hati. Kan, nggak melulu kita akan tertarik dengan yang ditawarkan kan? Semacam gambling memang. Kalau saya sendiri, lebih senang beli buku wisata biar pelajari dahulu. Di sana panduan tempat-tempat bagus serta museum biasanya sudah ada. Disamping, kita akan lebih tenang bacanya dimana saja, bahkan sembari memilih bisa. Selebihnya, si buku bisa terus ada di tangan selama perjalanan sekalian lumayan jadi souvenir juga diakhir perjalanan? Nah, kalau dengar di bus wisata, segitu lewat, ya lewat saja…
.
Ya, gitu.

Tawaran harga grup yang murah untuk transportasi umum di Berlin

Beberapa kali menemani group tour di Berlin, saya selalu menganjurkan untuk membeli tiket harian saja. Apalagi kalo groupnya lebih dari 3 orang, jatuhnya akan lebih murah biaya tiket hariannya, karena ada yang namanya tiket harian buat group (maksimal 5 orang) yang harganya bukan jadi (5x7euro) tapi dihargai di bawah 35 euro. Untung kan? Iya! Kalo untuk bus tour wisata, tidak ada potongan seperti itu. Jadi, gimana caranya biar bisa naik transportasi umum, baca-baca lah tentang pengalaman mereka yang sudah tau atau yang sudah jalan-jalan di Berlin. Yang pasti, dengan transportasi umum di Berlin juga nyaman saja. Lagi pula, pengen dong mencoba gimana rasanya menggunakan transportasi umum di kota metropolitan yang satu ini, kan?
.
Berlin itu seperti Jakarta, dari yang paling luxury sampai yang kelas teri bisa didapat. Yang diperlukan adalah informasi. Jauh beda di daerah selatan Jerman, seperti Munich atau Stuttgart, mereka kota-kota mahal dengan standart yang sudah lebih tinggi. Dan yang pasti, bedanya, sekelas teri pun di Berlin tetap nyaman karena kelas tersebut pun harus ada dalam standar yang sudah disetujui pemerintah. Nggak usah takut ditipu sama bus tour, tukang taxi, atau yang lainnya. Enggak! Kalau sampai, lapor!

Miliki City map dan map Subway

Untuk lokasi tempat-tempat penting yang ingin dituju, mintalah city map dari hotel. Selain di hotel, bisa didapat di stasiun utama (dibagian informasi) dan juga di bandara (dibagian informasi juga). Dari sana bisa ditentukan kemana rute yang akan dituju selama di Berlin. City map ini penting karena akan membantu kepraktisan dalam menentukan urutan tempat yang ingin dikunjungi. Nggak mau buang waktu nyari-nyari, kan? Setelah dapat city map dimana kemudian kita bisa merencanakan kunjungan wisata, minta juga map subway untuk kota Berlin, biar nggak nyasar kemana-mana saat naik transportasi. Nggak ribet, percayalah. Mereka sudah buat sedemikian praktis agar bahkan pemula pun bisa menjajaki.
.

berlin-attractions-map-small

(city map Berlin – menunjukkan tempat wisata diambil dari sini)

Berlin-subway-map.jpg

(Berlin subway nya kaya gini mapnya – diambil dari sini)

Mau berwisata dengan cara yang mana? Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan hati. Yang penting baca-baca dulu sedikit sebelumnya tentang Berlin ya… biar berasa sudah akrab dan kemudian akan lebih rileks liburannya.

Semoga informasinya membantu. Artikel ini saya tulis untuk menjawab pertanyaan dari beberapa teman yang masuk di inbox saya. Salam hangatku.

Tulisan ini sebelumnya ada di sini.

Advertisements

15 Comments Add yours

  1. Gara says:

    Sebenarnya menurut saya yang paling penting di sebuah kota itu sih keamanannya dulu ya Mbak. Setelah itu, sisanya bisa ngikut, soalnya jiwa eksplorasi pasti ada di setiap orang yang meninggalkan kota tempat tinggal untuk menjelajah kota seluas Berlin :hehe. Sesekali nyasar atau salah naik bolehlah, supaya bisa belajar :hehe. Asal jangan sampai nyasar menjelang waktu pulang, berabe namanya :haha.
    Terima kasih buat tambahan informasinya ya Mbak :)).

  2. winnymarlina says:

    wisata di berlin dekat-dekatan ya kak

  3. adelina says:

    Duh kapan ya ke berlin 😦 wkw

  4. nengsyera says:

    kok aq jd mupeng pengen kesana 😦

    semoga suatu hari bisa kesanaaa, amiin
    hehehe

  5. Maya says:

    Kalo kotanya aman, kayaknya naik transport umum lebih menarik ya Nin 🙂
    Kayaknya seru gitu kalo kita bisa travel like a local. Turun di tempat yang kadang gak terduga, bakal jadi petualangan seru kayaknya 🙂

  6. inlycampbell says:

    Seru sebenarnya naik transportasi umum dimana2 ( baca : bukan taxi ). Dulu pas pertama kali ke Munich, 2 hari pertama berturut2 nyasar gara2 ga bisa bedain S-bahn dan U-bahn. Jadinya habis waktu di naik kereta nya. Hehe. Kemarin siang baru nyobain naik kereta di wellington. Lumayan seru. Beli tiket kereta nya di dalam kereta, pas naik, ada semacam petugas yg nyamperin, beli tiket di dia. Kayak kalo naik metromini, disamperin kernet nya utk bayar 😁😁

  7. Humairahmu says:

    wow, hallo salam kenal mbak den baru hari ini follow mbak den tapi udah ngiler baca post-postnya ttg jerman

  8. Liza Fathia says:

    K denina. Aih, aku seperti merefresh kembali apa yang pernah diceritain suamiku.

  9. Mbak Den, bawa aku Berlin Mbaaaaak :’ biar aku bisa milih kendaraan berwisata disanaaa :3

  10. Ternyata belum bales komentarnya, maaf teman-teman, ntar saya balik lagi ya…

  11. karena tranportasi umum di jerman lebih bersahabat kayaknya emang enak, murah dan nyaman. yang pasti harus pelajari benar-benar kondisi jalanan disana yach kak.

  12. nice info, maksih mba…
    bisa jadi bekal info kedepannya
    salam kenal

  13. Fe Gadingga says:

    Aduh jadi rindu Berlin kalau liat jam dunia sama Berliner Dom!

    1. Ayo mbak, datang mbak… Berlin tak ubahnya Jakarta ya mbak, walau ramai dan pusingin, tapi ngangenin juga… haha

      1. Fe Gadingga says:

        Betul na, kangen stadtbummel di alexanderplazt ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s