Potret (tak biasa) Pasar Natal Berlin

11031964_1650179951916349_3334025782067427910_n

(Pasar Natal Gendarmenmarkt yang disebut-sebut tercantik di Jerman)

Mungkin, menunggu Pasar Natal ibarat menunggu Pasar Malam dimasanya. Saya hanya mencoba membandingkan geliat Pasar Natal dengan cerita Pasar Malam tempo dulu nya Bapak. Buat saya, momen dibukanya pasar tahunan ini menjadi sesuatu yang saya tunggu selama sepuluh tahun terakhir tinggal di Jerman. Aroma Almond goreng, bratwürst dan glühwein selalu mengingatkan Pasar Natal, dan, merindukannya kembali ketika sudah lewat.

IMG_1047

(Pertama lihat manggang sosis dan daging seperti ini dulu di Pasar Natal, takjub dan juga ketawa)

Bisa dibayangkan bagaimana dengan orang Jerman nya sendiri menyambut momen perulangan setahun sekali ini, yang sedari kecil mereka sudah mengenal kemeriahan Pasar Natal termasuk barang-barang khas yang dijual di sana, permainan-permainan yang diselenggaran dan oh ya, belum lagi jajanannya yang ngangenin. Tiap kota memang menawarkan keunikan konsep Pasar Natal dan jajanan tersendiri, yang dijual dan disajikan di Pasar Natal Berlin belum tentu kita dapat di Stuttgart atau Munich dan sebaliknya.

IMG_0056

(Permainan-permainan di Pasar Natal Alexanderplatz, sepi, padahal akhir pekan)

Secara umum, Pasar Natal dibuka selama masa Advent, dalam arti berlangsung selama 4 minggu. Hari terakhir Pasar Natal dibuka biasanya tanggal 24 Desember setengah hari, tapi untuk daerah wisata, seperti Berlin, ada beberapa tempat yang ditutup sampai akhir Desember dengan tujuan agar wisatawan juga bisa merasakan momen yang ditunggu di Jerman tersebut lebih lama. Dan yang pasti, beberapa kota kecil, mereka hanya membuka satu minggu atau lebih singkat Pasar Natal.

IMG_0923

(Masa Advent dengan empat lilinnya)

Namun ada hal yang tidak sama di Pasar Natal di Berlin kali ini. Berlin: Pascateror Bom Paris dan Persiapan Masa Advent berimbas menurunnya pengunjung Pasar Natal. Sebut saja Pasar Natal Gendarmenmarkt yang disebut-sebut tercantik di Jerman itu, bahkan dengan pengawalan ketat, ketika berkunjung ke sana di minggu pertama dibuka, pengunjung tidak sebanyak biasanya. Demikian juga Pasar Natal terbesar di Berlin, di Alexanderplatz. Bisa dibilang termasuk sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Walau pemerintah kota sudah membuat peraturan tidak boleh menggunakan tas ransel dan tas besar ke Pasar Natal, pasca teror bom kemarin, rupanya tidak menjamin rasa aman dari para pengunjung. Beberapa Pasar Natal yang saya kunjungi selama masa Advent 3 minggu terakhir ini, memberi gambaran tersebut.

IMG_0953

(Pemeriksaan di pintu masuk Pasar Natal Gendarmenmarkt, pasti orang ini nggak tau pengumuman dilarang pakai tas ransel dan tas besar ke Pasar Natal)

IMG_0049

(Pasar Natal Alexanderplatz di suatu akhir pekan, kios nya sepi)

IMG_0385a
(Pasar Natal Charlottenburg palace, juga termasuk sepi pengunjung di akhir pekan lalu)

Namun saya yakin, kalau mereka masih tetap bisa merasakan kegembiraan di masa Advent ini, yang merayakan Natal ataupun tidak. Karena kalau dibilang Pasar Natal diperuntukkan buat mereka yang merayakan Natalan, tidak juga benar walau momen tahunan ini berangkat dari perayaan gereja, setelah Minggu Momentomori (peringatan orang meninggal). Ini bisa dibuktikan kalau barang-barang di Pasar Natal beragam, tidak hanya terkait hiasan dan pernak pernik Natal tapi juga barang keseharian termasuk pakaian musim dingin, kerajinan tangan, perhiasan wanita dan lainnya. Dan yang pasti, hiburan dari orang-orang terkenal di Pasar Natal juga bagian dari yang ditunggu dari momen ini.

IMG_0976

(hiasan lampu di jual di Pasar Natal)

IMG_0999

(Hiburan gratis dari trio tenor nya Berlin, kalo konser aslinya, disamping bayarnya mahal pasti susah dapat tiketnya)

.

Noted: Semua foto adalah dokumentasi pribadi coretan denina

Tulisan aslinya di posting di sini.

Advertisements

6 Comments Add yours

  1. nyonyasepatu says:

    Hiasannya bagus2 bgt ya

    1. Makasih mbak, warna-warnanya khas Natalan nya mbak 🙂

  2. Ria says:

    aduh warna warni khas Natal yang hanya bisa dilihat di film atau di blog ini ^_^ cantik… sayang ya, orang jadi khawatir akibat peristiwa bom di Paris…

    1. Makasih Mbak, agak nggak nyaman juga keluar-keluar di Pasar Natal kali ini. Beberapa hari setelah peristiwa Paris, di Berlin ditemukan dua bom di tempat berbeda soalnya. Jadi, memang sasaran mereka tadinya, habis Paris berarti Berlin mbak. Pemerintah jadi wanti wanti.

  3. eh telat nge komen aku..hahaha..:)

    duh kalau liat Christmas market di Europe sih bikin nge drool aja ini. habis disini biasa2 aja sih ci. ada holiday market depan kampus eh cuma buka dari 1-24 dec habis itu tutup udahan. jiah malesin kan ya…:(

    1. geliatnya nggak serame di sini ya dek. iyalah dek, apalagi di ny tanpa keramaian natal pun sudah ramai. nah, disini, moment ini ditunggu sepanjang tahun. ayo dek, datang natalan ke sini…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s