Hadiah dari Nikolaus

11232943_939341386155623_7451279532584597839_n
Tradisi St. Nikolaus di Jerman, rangkaian penantian menuju hari Natal.
Masih cerita Advent…

552b2c1e6ea834397a8b4567

Foto: Hadiah dari Nikolaus.
Berlin Mitte, 2015
.
Minggu kedua Advent kali ini bertepatan tanggal 6 Desember dimana Jerman merayakan hari Nikolaus. Ini semacam tradisi saja, yang pada awalnya diperuntukkan bagi anak-anak, tapi seiring waktu, tradisi ini juga diikuti oleh orang dewasa.
.
Kalau dulu sehari sebelum perayaan St. Nikolaus, anak-anak di Jerman akan menaruh sepatu baru/bersih di luar, agar St. Nikolaus mengisinya dengan cokelat atau manisan, maka, saat ini perayaan St. Nikolaus menjadi moment untuk memberikan hadiah kecil kepada orang terdekat (coklat, dlsbg). Sebenarnya, secara umum umat Kristiani tidak ada perayaan ini. Dan jujur, kadang saya nya sendiri mikir, kenapa Jerman menyebut st. Claus itu dua macam: ada Nikolaus (St. Claus) dan juga ada sebutan weihnachtsmann (yang pake kostum St. Claus artinya St. Claus juga kan yah…)
.
Kemarin segitu nyampe di Berlin, saya lihat hadiah dari Nikolaus buat saya udah di taro di kursi. Seperti saya dapat Advent kalender berisi coklat rasa mint, kali ini, saya juga dapat coklat dengan rasa kacang spesial (dua-duanya favorit saya). Wah, Nikolaus memang pinter banget, tau mana yang saya suka, haha, karna secara umum saya tidak suka yang manis-manis termasuk juga coklat.
.
Disatu sisi saya melihat unsur “fun” dari perayaan ini, dan kalau kembali lagi ke masa dulu, saya perkirakan agar anak-anak tidak terlalu bosan menunggu sampai hari Natal, jadi ada jeda perayaan semacam ini. Juga karena, menurut saya orang Jerman secara umum terkesan serius, jadi, ini adalah moment untuk berbagi dan sedikit “have fun”.
.
Ya, gitu lah ceritanya. Sabtu kemarin, saya juga cari hadiah cokelat buat keluarga terdekat. Yang diantarkan Minggu pagi (saat hari St. Nikolaus), sambil nunduk-nuduk biar nggak ketahuan, lalu naro di dekat sepatu mereka. Di parkiran, bahkan saya lihat ada yang gantungin di spion mobil. Haha. Kalo di Indo, itu sudah hilang oleh tangan iseng. hihihi.
.
Oh ya, selain cokelat, saya juga dapat duit di dalam. haha. Pesannya: “Sekali makan di restoran untuk Kezia.”
.
Saya suka dengan hal-hal yang berbaur tradisi. Dan saya juga suka dengan sesuatu hal yang sederhana. Perayaan st. Nikolaus ini menjadi sesuatu yang menarik buat saya, karna tradisi dan kesederhanaan yang ada didalamnya. Semoga tidak berubah.
.
‪#‎adventtestimony2015‬ ‪#‎Day6‬

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s