Kalender Advent

12274496_935634333192995_3171612179570383885_n
Foto: Kalender Advent
Berlin, 2015
.

Sudah diniatin pengen nulis testimoni dari Advent kalender 2015. Seperti juga saya yang sudah keduluan buka Advent kalendernya kemarin, hampir juga kelupaan nepatin janji nulis testimoninya.
.
Hanya bisa bersyukur dengan semua yang Tuhan berikan. Semoga rasa sakit, sehat, senang, kecewa, sukacita, takut, bahagia dan kuatir, dan semuanya itu… semoga semakin menggandakan rasa cinta kita pada sang pemilik semua rasa itu.
.
Selamat pagi, teman!

552b2c1e6ea834397a8b4567
Pagi ini saya dapat email dari si abang yang lagi kasi pelatihan di Dortmund sana. Cuma 2 baris saja:
.
Selamat pagi,
Kenapa kamu buka kalender Adventmu kecepatan? Haha…
.
Aku lirik sudut kanan laptop. Eh, rupanya baru hari ini tanggal 1 Desember. Malu, sedikit. Karena kemarin begitu semangatnya aku bolongin Advent kalender yang kudapat minggu lalu. Bukan cuma itu saja, aku pesanin dia juga di email untuk tidak lupa buka kalender Adventnya.
.
Omong-omong dengan tradisi advent kalender ini. Sebenarnya, ini hanya semacam “fun” saja, yang pada awalnya diperuntukkan buat anak-anak kecil di masa dulu. Ya, bisa dibayangkan gimana membosankannya waktu itu. Musim dingin, gelap lebih panjang (pukul 3 atau 4 sore sudah gelap) dan tidak ada tv serta kawan-kawan. Yang ada, selimutan dan duduk dekat perapian. Lantas, apa lagi yang menarik selain menghitung hari-hari menjelang Natal buat anak-anak bukan?
.
Ide ini bagus menurut saya. Tidak ada yang salah selama kita tidak menjadikannya diurutan pertama dalam persiapan penyambutan Natal itu sendiri. Dan mungkin pemikiran itulah yang sedikit banyak mendasari pengembangan ide dari kalender Advent tersebut menjadi seperti sekarang, dimana kalender Advent itu bukan hanya untuk anak-anak lagi tapi juga orang dewasa.
.
Bersyukur buat hari pertama di bulan Desember ini, masih ada ibuku di negeri seberang, keluarga di penjuru lain yang masih bisa skype-an, teman-teman dan sahabat yang masih bisa berbagi tawa dan cerita. Semoga cerita Adventmu penuh dengan syukur!
.
#adventcalendar2015
#adventtestimony2015 #Day1

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s