Jangan tidur sembarangan, bisa dikira tunawisma

doc pribadi: berlin hbf zoo

( salah satu pojokan yang diambil dari tempatku menunggu, masih sepi…)

****
Pagi ini ada perbaikan instalasi pemanas di ruangan. Dan empat hari kedepan (selain sabtu dan minggu) kondisinya akan sama. Pagi-pagi sudah bangun, walo semalaman baru bisa tidur jam 5 subuh. Jam 6 pagi sudah siap-siap, rapihin semua alat-alat biar gak kena debu, jadi ditutup pake plastik. Aku merasa masih belom sadar betul tadi pagi, tapi sudah harus meninggalkan rumah jam 07:00 pagi, bersamaan jam kerja para tukang itu, tentunya.
.
Hari ini, tempat yang dituju adalah perpustakaan. Sementara perpus buka jam 9 pagi, dan perjalanan rumah-perpus hanya 45 menit. Jadilah memanfaatkan waktu menunggu di waiting room di bahnhof (stasiun kereta) zoo.

***

Saat menunggu, aku duduk bersebelahan dengan seorang bapak yang terkantuk-kantuk. Aku berpikir, mungkin kondisinya sama sperti aku yang kurang tidur semalaman. Tadinya aku juga pengen melanjutkan tidur, tapi gak jadi berhubung memang gak bisa dan tidak terbiasa sperti itu di tempat umum.
Tiba-tiba saja ada 2 orang polisi datang dan menyuruh pergi seorang wanita yang duduk di sebelah kanan ujung dari deretanku duduk. Tanpa basi basi, wanita itu keluar. Aku sempat perhatikan kalau pakaian dan penampilan wanita itu tidak teratur dan aku menduga dia adalah tunawisma.
Kemudian polisi juga membangunkan wanita yang duduk disebelah perempuan tadi, yang sedang menutupkan matanya dan menutup rambutnya dengan selendang merah. Eh..salah! Ternyata dia sedang menunggu suaminya membelikan kopi dari toko roti. Saat dia ngobrol sama polisi, tiba-tiba si suami muncul membawa dua gelas kopi .
Selanjutnya bapak disebelahku dibangunkan. Dia membawa sebuah tas ransel dan menurutku dia berpakaian lumayan bersih. Tapi setelah percakapan singkat dengan polisi, ujung-ujungnya disuruh pergi.
***
Aku jadi kepikir, wah..bahaya juga kalo tidur sembarangan, bisa-bisa dikira tunawisma ya? Disisi lain, aku menduga kalo polisi sudah mengenali mereka juga (mungkin). Karna kebetulan di dekat bahnhof zoo ini, ada tempat penampungan sosial.
Terus, bagaimana dengan para backpackers yang sedang melanglang buana? Aku pernah nginap di bahhof Milan karna kemaleman pulang dari nonton bola di San Siro…udah gak ada kereta ke hostel kita, cape nanya orang gak jelas semua. untungnya gak ada polisi yang tanya-tanya..dan yang kutemukan justru mereka ada tempat khusus buat orang yang bakal bermalam di bahnhof.
 

***

Selamat bertualang di musim panas, tapi hati-hati 🙂
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s